Ketika Serangga Menyerang

Tidak semua serangga bersahabat. Sebagian ada yang menyerang, mengigigt, atau menyengat. Saran terbaik, jauhi serangga yang berpotensi melukai si kecil. Inilah yang bisa Anda lakukan jika sampai tergigit serangga.

Lebah

Pencegahan: lebah tampak lucu di film kartun, tapi mereka menyengat di kehidupan nyata. Lebah lebih tertarik dengan warna dan motif terang, maka kenakan pakaian berwarna netral ketika anak bermain di sekitar pepohonan tempat hidup lebah. Lebah lebih menyukai aroma manis, jadi hindari gelembung sabun beraroma dan tutup minuman manis yang Anda bawa ketika piknik. Jika lebah masih muncul minta anak untuk berdiam seperti patung.

Perawatan: pertama, buang sengat lebah, tapi jangan menarik paksa dari dalam kulit karena racun yang keluar justru semakin banyak. Lebih baik, cungkil dengan kartu kredit dan keluarkan sengat dengan perlahan. Setelah mencuci luka dengan sabun dan air, kompres luka dengan es batu yang sudah dibungkus kain Jika anak sulit bernapas, timbul ruam atau bengkak, muntah, atau menderita diare setelah disengat lebah, segera cari bantuan medis.

Nyamuk

Pencegahan: jangan keluar rumah saat dini hari dan petang, serta hindari kegiatan bermain di dekat air tenang seperti kolam dan genangan air hujan, dimana nyamuk sering berkumpul. Losion anti-nyamuk yang mengandung DEET efektif digunakan, tapi American Academy of Pediatrics menyarankan Anda memilih losion yang mengandung tidak lebih dari 30 persen DEET untuk anak-anak. Jangan mengoleskan losion anti-nyamuk ke bayi di bawah usia 2 bulan.

Perawatan: Katakan kepada anak untuk tidak menggaruk—kulitnya bisa lecet dan menyebabkan infeksi. Untuk mengurangi gatal, oleskan krim hydrocortisone (1 persen) yang dijual bebas, odol yang mengandung baking soda, losion calamine, atau minyak pohon kayu putih (tea tree oil) yang sudah diencerkan. Anthihistamin oral bisa meredakan gatal dengan cepat tapi konsultasikan terlebih dulu dengan dokter anak.

Laba-laba

Pencegahan: laba-laba bersembunyi di tempat gelap, maka ajari anak untuk mengibaskan sepatu (dan pakaian yang diletakan di lantai) dan untuk berhati-hati ketika membuka kardus yang sudah ditutup lama. Semua laba-laba menggigit, tetapi sebagian besar tidak berbahaya. Mungkin akan terasa gatal atau timbul kemerahan selama beberapa hari. Dua pengecualian adalah gigitan laba-laba black widow dan brown recluse. Kedua laba-laba itu beracun meskipun jarang menyebabkan kematian

Perawatan: Jika Anda menduga si kecil tergigit laba-laba black widow atau brown recluse, segera hubungi dokter anak. Selain itu, basuh dengan air dan sabun, lalu gunakan es batu yang dibungkus kain selama sekitar 20 menit agar mati rasa. Oleskan salep antibiotik untuk mencegah infeksi pada gigitan. Komplikasi yang kerap terjadi pada gigitan laba-laba tidak beracun.

« Previous article

Related Articles